Kenangan Terakhir “The King of Pop”

6:34 AM Edit This 0 Comments »

Riview Movie

Tak ada yang menyangka, seorang legenda musik ternama, Michael Jackson akan dipanggil Sang Pencipta 25 Juni 2009 lalu. Ditengah kerja kerasnya bersama tim konser akbar “This Is It” yang rencananya akan digulirkan di 50 negara, ia justeru meninggalkan semua fans yang menunggu-nunggu kehadirannya beraksi lagi pada konsernya yang selalu Sold Out jauh dari hari H, untuk selamanya.

Dalam kepergiannya, segala tindak tanduk MJ selalu menjadi sorotan yang paling menarik mengingat tak akan ada lagi yang sama sepertinya. Persiapan menggelar konser akbar yang ia katakan sebagai konser terakhirnya pada sebuah press release pun menjadi kado terakhir sekaligus terindah untuk semua yang menyayanginya.

Sebuah film dokumenter berjudul sama, “This Is It” yang diputar sejak 28 Oktober 2009 hingga dua minggu kedepan mendapat antusias yang begitu besar dari dalam dan luar negeri. Di Kota Bogor, bioskop yang memutar film ini adalah 21 Ekalokasari Plaza dan XXI Botani Square pun mendapat antusias serupa.
Film ini sekaligus potret terakhir kehidupan The King of Pop. Anda akan menyaksikan bagaimana MJ bekerja keras mempersiapkan konser terakhirnya. Mulai dari audisi penari, latihan tari, penataan panggung, pencahayaan, nada lagu, syair, koreografer, hingga detail terkecil dalam konsernya tersebut tak luput dari sentuhan sang maestro.

Di film yang berdurasi 112 menit itu juga mengungkapkan testimony dari orang-orang yang bekerja sama dalam konser tersebut. Mereka mengungkapkan kekaguman dan perasaan mereka karena bisa satu panggung dan menjalani kehidupan kreatif bersama MJ. Sifat dasar MJ yang rendah hati dan mencintai semua makhluk hidup terus menerus ia ingatkan pada kru-krunya untuk selalu dijaga terutama menjaga bumi dari kehancuran yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri.

Menyaksikan film dokumenter ini seperti menyaksikan langsung seperti apa konsernya kelak akan berlangsung, sebab di setiap latihan, Michael selalu all out dalam menampilkan bakatnya. Lagu-lagu yang dibawakan dalam konser tersebut di antaranya, 'Beat It', 'Black or White', 'Thriller', 'I'll Be There', dan 'Man in the Mirror'.

Kenny Ortega, sang sutradara mengungkapkan tidak ada film seperti ini di dunia. Bahkan ia menyebut film garapannya itu sebagai sebuah mozaik musikal. “Ini adalah puncak karir dalam kehidupan kreativitas saya,” ucapnya menutup latihan pada suatu hari.

Film yang hanya dirilis selama dua minggu ini akan menjadi suatu sejarah di dunia film maupun musik masa depan. Meski bukan penggemar MJ, film ini layak ditonton untuk mengisi akhir minggu bersama keluarga tercinta atau orang yang Anda sayangi untuk mengenang The King of Pop.

Jujur, kita akan melihat sosok MJ yang sebelumnya tak terlihat di layar TV seperti bioasanya (menhindar dari paparazi) di film ini. Film yang akan membuat kita merasa kehilangan akan sosok orang yang lembut, percaya diri, penuh talenta, dan taka akan tergantikan.
Sayang, orang baik seperti dia kenapa mesti cepat meninggalkan kita...
ada tangan Tuhan yang mengatur segalanya..
God Bless You , I Love You All...

(kata-kata yang selalu diucapkan MJ kepada para sahabatnya)

Tiap Hari..

9:04 AM Edit This 0 Comments »
Baginilah hidup menjadi wartawan..
tiap hari harus berjibaku dengan waktu mengejar berita yang tak tentu arah datangnya..

Aneh dan Dahsyat Day...

7:21 AM Edit This 3 Comments »
What must i talk with my posting blog now..
there`s Quirk event that make me "Ngeh" about this life..

Seharian (Gak sih, cuma dari pagi mpe jam 2 siang..) gue senyum trus.. padahal paginya gue adalah orang paling malu.. Seenggaknya se gedung Andi Hakim Nasution..

PAsalnya, (haduh, kebawa-bawa cara nulis gue di koran deh..) gue diminta buat liputan seminar dalam rangka Dies natalis FEM IPB. seminar dimulai pukul 08.00 yang berarti gue harus berangkat dari kosan pagi-pagi banget.. belakangan gue susah bange bangun pagi whicis bangun matiin alarm doang and molor again...

gue usahain bangun pagi hari ini tapi tetep aja bangun siang coz temen2 kosan gue pada kuliah pagi. Entah kenapa dari kemarin malam gue ngetik di Kantor mpe mau tidur dingin banget. Eh, pas gue bangun tidur tu dingin gak juga mau pergi. ya udah, gue selimutan lagi pake sprei buatan nyokap yang gak jadi tapi anget!! (Nyokap motongnya kekecilan tapi walopun gue makenya agak susah karena gedenya juga gak pas buat selimut karena gedean badan gue!!hahaha tu selimut anget cuy.. mungkin karena ada jahitan mama dengan kasih sayang di setiap jahitannya.. halah... Co cwit banget yak?)

udah gue berangkat dengan Tami ke Dramaga yang jauh gila ampe gue bangun tidur lima kali juga gak nyampe-nyampe.. gue ketemu dosenyangguegaktaunamanya dia ngkot tapi Tami menegurnya seperti kawan lama aja. tu dosen juga mau ke dramaga. gue kira dia mau ikutan seminar juga. eh, dia bilang malah nyelawat.

o ya, sebelum gue lanjutin cerita gue, malamnya gue mimpi aneh. gue kan dapet seragam Jurnal Bogor yang khusus buat anak Studenta Rebel, udah gue pake dari hari sabtu kemarin buat liputan Waisak di Suyakencana, Dhanagun. cuma gue pake setengah hari aja (2 jam lah). seninnya gue liputan ke Dinas Lingkingan Hidup. yang gue denger kalo gue liputan ke dinas pasti lama dan repot birokrasinya. makanya gue pake seragam biar meyakinkan. eh, malamnya,pas gue disuruh liputan ma Korlip, beliau bilang "Yun, BESOK liputan ke Dramaga ya!! jangan lupa beliin CD MS> OFFICE yang asli n pake duit mu dulu!!" gue iyain aja..

malamnya gue mikir, masa gue pake lagi tu seragam yang udah dua hari gue pake. hal ini sampe ke mimpi-mimpi kalo tu seragam di setiap seratnya ada belatung yang uget-uget joged. udahnya baju gue silet-silet dan gue ambil tu belatung trus gue pites kayak nenek-nenek mites kutu...

biasanya gue bakal lupa am mimpi gue, eh, mpe paginya, gue inget banget setiap detil mimpi gue. perasaan gue gak enak aja tapi gue anggap sebagai bunga tidur.
bener aja kebukti...

Nyampe Gedung Andi Hakim Nasoetion, gue dateng telat jam 08.30. gue dah wanti-wanti aja alasan apa yang bakal gue akasih buat panitia karena gue gak enak banget ma seragam yang gue pake. bawa-bawa institusi Bro!! malu gu kan malu perusahaan...

untung seragamnya gue semprot ma setengah botol parfum gue biar gak kecium bau asli gue.. hihihih...

gue bilang ma mba-maba registrasi yang pake almamater IPB. gue bingung aja. kok ada mahasiswa yang dilibatin. ini kan bukan acar mahasiswa. dengan gayanya.. gue bil;ang ke mba nya..

"Saya harus tanda tangan dimana mba??"
"Ehm.. mba mangnya mau kemana?"
"Mau kesini lah"
"Iya, maksudnya test yang mana?"
"(gue bingung)"
"mba.. mba.. masih idup kan??"
"iya... mau ke sminar itu.. yang ada itunya.. apa tuh namanya??" (goblok gue keluar)

tami bantuin ngomong.. "Yang dies natalis mba.."

"(Gantian mba nya yang bengong..)"

"Maksudnya?? mang dimana acaranya mba?"
"Ya disini lah..."
trus ada ibu2 pake baju ijo dateng nanyai keributan kecil kita

"Ada apa mba? mau kemana?"
"Mau ke Dies NAtalis bu.."
"Dmana? disini Olimpiade mahasiswa mab.."

GUe merasa bener (apa bodoh ya?) leher gue mulai memanas dan jantung gue deg-deg gak karuan.gue ngeluarin undangan.. bener aja mimpi gue jadi kenyataan.. bukan baju gue belatungan, tapi sesuatu yang memalukan daripada baju bau terjadi .. hahahahhahah

"Tuh bu, hari selasa kan?? (sambil nunjuk tanggal dan hari acara)"
"(Si Ibu juga nunjuk dan tercenghar-cenghir sendiri) Tuh mba liat dulu, tanggal berapa.. ini ditulis tanggal 19 mei 209. sekarang kan 12 Mei.."
"AAAAASSSSTTAAAAGGFIIIRUULLLAAAAHHHH>.............."
"Hahaahahah Hhihihihi hiks..hikss.hiks..235356x"
Tami cuma ketawa plus cengar cengir.. si Dede (kamera tami)kalo bisa ketawa juga pasti ngetawain gue... hahahahha...

"OOOOOohhh.. gitu ya bu?? maaf ya?!!!" (gue dan tami beringsut-ingsut pergi..berdoa mudah-mudahan gak ada yang nanya darimana dan orang-orang yang ngerubungin gue juga lupa muka gue..)
"Ade berdua darimana? "
JegEERRRReeeRR@@$#*^$&*%$&^(!!!!!)

Krik..kirk..krik..
"Ooohh.. dari Jurnal Bogor ya.."
mamaaaaaa..... tambah malu aja gue... Gue dah garuk-garuk jilbab yang gue atur rapi.. tau deh kayak apa muka gue tadi pagi...
akhirnya gue jelasin aja apa yang terjadi.. blabalbalbalabal....

HUft, akhirmya gue dan tami memutuskan, daripada malu, yaaaa gue liput ja tuh acra Olimpiade..

sambil nunggu, gue ngobrol ma tami di bawah tangga. dia pusing mau liputan komunitas apa dan Inohong (Profil) siapa..
"Ke ALin aja tam. ke asrama putri.."
"Jauh yun.."
"Iya sih.. males euy.. laper juga.."
"Eh, yun tu siap ya kayak kenal.."

kita berdua nengok berbarengan..
Sesonggok wanita yang tingginya tak lebih semeter 3 inchi menghampiri kami..

"Aliiinnn..."
eh, yang di omongin malah dateng.. tau aja kita lagi butuh dia..

singkat kata kita ngobrol trus nanya ada Inohong gak buat Tami. dia nyaranin buat ketemu pak Abdul BAsith. "Dia Motivator tai keren tam. rambutnya gondrong n keren dah.."

okey, beruntungnya tami, sekali sms dia ngajakin ketemu di rumahnya di jl. veteran no. 58. pas pinggir jalan.

abis gue tanya-tanya bu Atiek, gue cabut nayri makan di BARA..
abis Bakso Super dengan kenyang mampus.. gue cabut dulu ke dinas pertamanan.
alih-alih mau ketemu Pak Deni Kabid Pertamanan kota Bogor, eh, dianya rapat di DPRD>. udah aja gue minta nomor kantornya. harusnya gue ke Paledang, tapi tami dah janji ma motivator nyentrik itu..

gue ikut aja, karena dari kemarin gue pengen bagt sebenarnya ikut acara motivasi kayak gitu. dari kemarin gue kepengen!!! pas nyampe rumahnya yang dipinggir jalan, gampang bagt nyarinya..

dia adalah seorang pria gondrong yang sudah beruban.. matanya belo dan lirik-lirik liat baju gue.. hemm.. meyakinkan nih. dari jabat tangan aja gue bisa liat klo dia adalah tipe pebisnis..'
"Kita diterima dengan hangat sambil minum jus jambu biji yang enak bgt.. heheh lumayan.." kita ngobrol dua jam gak kerasa tentang motivasi diri jadi lebih baik dan menyambut cita-cita kedepan gue.. gue seneng bgt krn keinginan kecil gue tercapai.. denger motivator ngomong depan gue.. eh, malah dikasih privat bertiga aja.. hahhaha

terakhirnya, dia ngasih buku terbutan pertamanya. dan kasih tanda tangannya buat gue.. seneeenggg...

trus akhirnya gue cerita darimana kita dapet nomornya.. singkat cerita, gue cerita juga tentang kebodohan gue gak liat tanggal acar. walhasil gue salah alamat.
trus gue kasih liat, nih pak undangannya. bapak datang ja.. seru kayaknya pak..
eh, dia lihat tu undangan trus dia bilang, "kamu ikut liat juga gak? dateng gak yun? kalo kamu dateng saya bakal dateng deh.. "
dalem hati gue senng bgt merasa dihargai begitu..

"Tuh, liat aja sipaa yang jadi moderatornya.. pasti saya dateng,,"
ternyata, di undangan ada tulisan.
Motivator = Ir. Abdul BAsith... motivator..


haaaaaaaa.... hahahahhah hihihi hiks..hiks..hiks..

udah guemalu, tambah lagi yang bakal ngisi acaranya seminar gede kayak gitu adalah beliau yang nukanya dah gue hadepin dua jam lamanya..

muka gue merah kayak jus jambu yang gue minum...
gue senyumm aja abis pulang dari rumah tu bapak baik sekali!!!

selain gue punya cita2 lagi, gue juga "Ngeh". kok bisa ya??

kata bapaknya.." YA bisa dong.. yang ngasih gratis rumah 2.4 M aja ada kok.. padahal bukan sodaranya.."

wakakakakka..

itulah keajaiban alam.. Allah udah ngatur semuanya tanpa kita tahu!!


Alhamdulillah.. gue seneng hari ini..

Amazing ...

TA ku Gimanaaa?????

5:33 AM Edit This 2 Comments »
Teman, minta dukungannya dong?? kalo ada yang punya tips membangun semangat giman untuk mengerjakan Tugas Akhir ku kuliah ini.. huuuuuuuu malessssssss bgt!!!

Buat banner gue balik lagi gmn?? template gue pake tema Morning.. awalnya gue pasang banner radityadika tang waktu ada promosi mendpatkan tiket film premiernya... eh, gue pengen balikin lagi ke semula gak ngerti caranya.. bodohnya gue gak nyimpen kodingan templatenya sebelum gue ganti ke banner radityadika.. beteee... kan ajdio aneh blog gue... pliss help dooong....

Happy B`day Bro..

12:08 AM Edit This 1 Comment »
Hari ini Ulang Tahun M.Angga Ramadhan M. Nata. dan mpe sekarang gue belum juga kasih selamat. Maaf sob...
TAdi pagi jam 9.30 gue nonton ma Dia Film PERTARUHAN yang gue posting dari tulisan sob gue yang lain, Tami.
Gue anggap ja kado tiket gratis film itu buat kado dia.. maaf ya kasih yang gratisan bis gue ga punya duit bo.. lo tau ndiri duit gue abis buat beli LCD Hp yang gak tau nape tiba2 kena musibah jadi gelep..
ya.. mang dah uzur kali.. gue terima aja. mungkin juga gue kurang sedekah.. ahahha ketahuan deh belangnya.. hihihi

Sebenarnya pengen banget gue beliin apaan kek buat sahabat gue yang satu itu namun, apa mau dikata. duit belum dikirim ke tabungan BTN ku tercinta. hihih. ditambah lagi tabungan gue amblas buat LCD. ditambah lagi derita PKL buat web plus Berita-berita surken town yang harus gue pikirin sendiri, liput sendiri. dan itu deadline. ini ja gue bisa posting mending bgt kan?. coz gue nunggu tami balik liputan dari dramaga IPB. gue pengen pinjem si Dede (sebutan kamera SLR tami.. ehheh). katanya, kamera nya itu bernmyawa juga. trus jadi si dede selain si kaka (Laptopnya).. hadoh..hadoh.. tu anak mang agak rad-rada. gue mah sebagai temannya ngertiin aja.. dan meneguk air liur kesabaran.. hahahahah

pengen bgt tadi ngelanjutin nonton KNOWING di Elos. Gue pengen enjoy sehariii aja.
huft... tapi gue pikir lagi, ini buat mas adepan gue juga. gue lagi merintis dari nol buat job gue. kapan lagi? masa muda jangan disia2in. bener gak?


ini poto boxkita yang dah lama banget. gue kangen masa-masa kita sering jalan bareng dan bisa bego2an bareng. ga ada yang paling pinter diantara kita klo kita lagi main tebak-tebakan atau cuma ngomongin orang yang lewat dengan sikap yang gak biasa. ngomongin orang aja kerjaannya daripada ngomongin diri sendiri yang masalah kita gak ada habis-habisnya. (heheh kebalik yah? harusnya dibrentiin tuh sifat kayak gitu. gak baik.) kalo gue pikir-pikir Aga juga sih yang mulai. mulutnya kayak emak-emak.. hahahah sory..sory..

lucu kalo ngenang dulu. sebelum ada kesibukan kayak sekarang. huft, mudah2an nanti kita kumpul lagi ditengah-tengah kesibukan kita jadi orabg sukses. makan di kemang atau liburan di bali baren-bareng ma keluarga masing-masing.. hahahahah ngarep bgt gue.
itu salah satu impian gue ma tami. dan harus terkabul. karena mpe sekarang gue percaya apa yang kita pengenin banget pasti kesampaian. Coz itu udah dibuktiin ma allah dengan omongan2 kecil kita yang jadi kenyataan. dulu cuma bisa ngomong doang sekarang bisa beneran dan itu kita gak nyangka.. Amiiinnn...
mudah-mudahan bis ajadi pimred beneran atau sutradara handal beneran atau jadi istri diplomat biar bisa keliling dunia.. hahahahah

huft, asik banget bisa ngeblog gini lagi. pengen benerin banner yang diatas tuh. tapi belum bener juga.
nanti lah. gue juga kayaknya mau ganti template. tapi klo ganti template takutnya counternya ngulang lagi dari awal. capek ah.. heheheheh

sekian dulu postingan gue tentang ksiahkoe.. yang sering gue posting mah tulisan tentang surken Town gue yang tiap hari di cetak koran Jurnal Bogor halaman 9. mudah2an gue bisa berkembang jadi wartawan dan jurnalis yang profesional. aminnn...

liat blog gue yang atu lagi di http://yuni23.blogspot.com/
klik juga ya,, kali aja kalian mau tahu referensi tentang kebudayaan tionghoa yang lain bisa kirim email gue di yasta.23@gmail.com
okey..

once more.. Happy Bhirtday... Aga...

We Love U Bro.. Be The best person everyday.
Sadarlah kalau kita semua pengen liat lu jadi lebih baik. kayak Aga yang pertama kali kita kenal. okey Bro...

mmuuaacchh... (hiyakss...hahahhaha)

Film PERTARUHAN

12:04 AM Edit This 1 Comment »

Kontroversi Seputar Tubuh Perempuan

Apa guna sunat bagi perempuan? Mengapa perempuan lajang dipandang sinis saat periksa kesehatan reproduksi?


Kamis (16/4) hingga Minggu (18/4), Kalyana Shira Foundation memutarkan film dokumenter bertemakan perempuan di Studio 2 Cinema 21 Ekalokasari, Bogor. Film dokumenter yang diputar merupakan film dokumenter kolektif yang berjudul Pertaruhan. Film tersebut mengisahkan berbagai kontroversi seputar tubuh perempuan yang telah lama menjadi perdebatan di sekitar kita.
Acara tersebut, dihadiri oleh para pembuat film Pertaruhan, yakni Nia Dinata, Vivian Idris, Lucky Kuswandi, Ani Ema Susanti, Ucu Agustin, Muhammad Ichsan, Myra Diarsi, dan Abdul Azis. Film yang berdurasi kurang lebih dua jam itu dihadiri oleh lebih dari 30 orang.
Nia Dinata, produser film tersebut mengatakan, film Pertaruhan merupakan film yang dapat menggugah hati dan membuka mata penonton bahwa wanita belum dipandang setara dengan laki-laki oleh sebagian masyarakat. Bahkan, tak jarang mereka pun tidak mendapatkan hak yang semestinya sebagai seorang perempuan.
“Film Pertaruhan merupakan film yang meresahkan. Artinya begini, diharapkan setelah menonton film tersebut, minimal yang menonton resah karena di lingkungan sekitar mereka kisah di film tersebut memang terjadi, seperti tempat pemakaman yang dijadikan ladang ‘bisnis’ PSK (Pekerja Seks Komersil. red), cinta seorang lesbian, dan sebagainya. Sehingga mereka pun berinisiatif melakukan pergerakan untuk kaum perempuan,” ujar Nia, begitu ia disapa, kepada Jurnal Bogor, kemarin.
Nia menambahkan, masyarakat dapat menonton film tersebut secara cuma-cuma agar masyarakat lebih tertarik untuk menontonya. “Kami sengaja menggratiskannya karena film ini memang sangat baik dan beranfaat untuk ditonton. Selama ini kan kebanyakan film atau sinetron Indonesia menyuguhkan yang manis-manis saja. Padahal kehidupan pahit yang dijalani saudara kita pun banyak sekali terjadi,” kata perempuan yang pernah mengenyam pendidikan Broadcast Journalism di Amerika Serikat itu.
Film Pertaruhan terdiri dari tiga cerita, yaitu kontroversi mengenai sunat bagi kaum perempuan dengan judul Untuk Apa?, Ragat’e Anak yang mengisahkan tentang PSK sekaligus pemecah batu di Gunung Bolo, yang bekerja di pemakaman Cina di kawasan tersebut.
Kemudian Nona Nyonya?, yang bercerita tentang status “tidak menikah” atau lajang yang menjadi kendala ketika perempuan memeriksakan kesehatan reproduksinya. Perempuan kerap kali terbentur dengan pandangan moral yang dituduhkan pihak obstetri dan ginekologi (kebidanan dan kandungan).
Terakhir adalah Mengusahakan Cinta, yang mengisahkan tentang dua perempuan, yaitu Ruwati dan Rianti, yang memilih menjadi buruh migran di Hongkong karena pendapatan di sana lebih tinggi ketimbang di Indonesia. Di Hongkong, mereka pun memperoleh kebebasan dalam otonomi terhadap tubuhnya. Rianti yang seorang lesbian takut membawa cintanya ke Indonesia. Sedangkan Ruwati, sering kali bimbang lantaran keperawanannya dipertanyakan oleh calon suami yang menunggunya di Indonesia.
Setelah pemutaran film berakhir, penonton diajak berdiskusi dengan para pembuat film. Diskusi yang dimoderasi oleh Alfian Mujani, pemimpin redaksi harian pagi Jurnal Bogor, memancing berbagai komentar serta pertanyaan dari para penonton. “Saya sangat puas dengan film Pertaruhan. Apalagi, setelah menonton film ini, respon penonton sangat baik dan beberapa dari mereka ada yang ingin membuat sebuah pergerakan untuk kaum perempuan,” pungkas Nia, sutradara film Arisan itu.

Anal-gesik ternyata...

1:10 AM Edit This 3 Comments »
Ini kisah dah lama mau gue posting. tapi baru kesampean sekarang. begini ceritanya...

Udah 30 menit UAS BDCS (Basis Data Client/Server) berlangsung. Gue cuma bisa plenga-plengo doang lantaran kagak ngerti apa yang harus gue perbuat. Ujian hari ini berlangsung di lab komputer. Ujiannya sendiri berlangsung 120 menit. Gue harus buat data base dulu sebelum program tentang penjualan obat – obat di apotik gue buat.
Ceritanya gue harus buat database tentang nama-nama obat dan stok yang ada. Gue juga harus buat program penghitungan sederhana untuk memudahkan perhitungan. Sebenernya ni program sederhana banget. Perintah di kertas ujian juga gak disuruh buat program perhitungan yang kompleks. Tapi mang dasar otak gue belet kalau soal Logika, apalagi pemrograman. Dunia rasanya ngejepit kepala gue jadi gepeng. Otak gue jadi otak-otak, gepeng.
Akhirnya gue buat yang gampang dulu deh. Gue buat basis datanya duluan. Gue abisin waktu sekitar sejam buat databasenya. Gue mulai dengan nama paracetamol, sekitar 200 stok. Ini cuma perumpamaan biar gue lebih berimajinasi tentang program yang gue bakal buat. Padahal pada akhirnya gak penting juga apa namanya. Lo mau tulis racun tikus sebagai obat sembelitpun gak kenapa-kenapa. Gak ada efek samping yang ditimbulkan bagi si penderita. Gak ada juga yang mau beli. Apotik khayalan.
Gue terusin dengan nama-nama obat yang lain. Begonya, buat database ini gue melakukannya bukan ngasal, tapi dengan hati, dengan pikiran. Gue mikir nama obatnya dan mikirin setiap obat yang gue ketik apa fungsinya. Sehingga mempengaruhi dengan minat konsumen yang langsung berpengaruh terhadap stok persediaan di gudang apotik. Padahal yang lebih penting adalah programnya.

Setelah obat ke delapan, gue mulai lagi dengan nama obat baru, Analgesik. Gue lupa fungsi itu obat apa. Ada deh sekitar sepuluh menit gue mikir kegunaan tu obat buat apa.

Gue memilah-milah dari namanya,


Analgesik itu dari kata Anal dan Gesik. Anal itu artinya lobang d***r trus gesik tu mungkin artinya obat. Ooohh.. jadi obat ambeyen kali ya.. hi..hi..hi..hi..


Gue manggut-manggut sok ngerti. Tapi jadinya gue cekikikan sendiri. Ya iyalah, masa rame-rame! Kan lagi ujian. Selama ujian itu gue ngabisin waktu sekitar 15 menit Cuma buat mikirin analgesik itu apa. Apa itu obat sakit perut? Atau obat golongan pelenyap panu. Tapi setelah gue pikir, kayaknya enggak deh. Karena gue sering kok denger tu nama. Tapi masa iya, anal-gesik sama dengan obat ambeyen. Gue mikir kayak gitu cekikikan sendiri sampe diliatin dosen pengawas. Gue bener-bener lupa kalo gue lagi ujian. Bener-benr gue lupa banget.


Tau-tau dosen udah memperingatkan ujian tinggal 30 menit lagi. Dan ujian yang dinilai adalah yang tertulis di kertas burem gue shock dan bener-bener kelimpungan. Buru-buru gue tulis tu program. Padahal buat database aja gue belum selesai. Bener-bener belet bin bego banget gue hari itu.


Gak tau deh nilainya berapa. Mudah-mudahan dosen yang meriksa juga sakit anal dan gak bisa kebelakang., hahaha…